Tuesday, November 2, 2010

Pohon Santet!! Pohon Tua Angker yang Telah Memakan 52 Korban Jiwa

November 2, 2010 by: admin
Pohon Santet!! Pohon Tua Angker yang Telah Memakan 52 Korban Jiwa. Cerita nyata ini terjadi di kota Liege, Belgia. Uniknya cerita ini berhubungan dengan sebatang pohon tua angker. Menurut sebuah catatan, sampai saat ini pohon yang tidak disebut nama dan jenisnya itu telah menelan korban puluhan nyawa manusia. Mereka mati akibat memegang atau memotong pohon yang diperkirakan berusia 116 tahun itu. Baru-baru ini 12 orang yang menganggap takhayul akan pohon tersebut, menjadi korban lagi.



Mereka dengan sengaja telah merusak sang pohon misterius dengan berbagai cara. Akibatnya entah kebetulan atau bukan, mereka meninggal satu persatu dengan penyebab yang tak jelas. “Sebenarnya tidak ada yang berani memegang pohon tersebut. Tetapi mereka orang luar itu rupanya tidak percaya dengan cerita masyarakat disini (kota Liege). Padahal sudah banyak yang terjadi. Orang yang memegang atau merusaknya, belum sempat dia menceritakan pengalamannya sudah keburu mati”, kata seorang ahli sejarah kota Liege, Miklak Van Lamers.

Sejarah mencatat sudah 52 orang yang mati akibat keganasan pohon ini. Mereka terdiri dari 12 orang anak-anak dan 40 lainnya adalah orang dewasa. 14 Orang diantara mereka bahkan meninggal dunia tak lebih dari 48 jam setelah memegang atau merusak pohon tersebut. Menurut cerita keanehan pohon ini bermula ketika seorang pemuja setan, Carl De Bast, disiksa dan kemudian digantung di atas pohon tersebut. Kejadian menyeramkan ini berlangsung pada tanggal 16 Mei 1881.

Pelaku penyiksaan adalah masyarakat kota Liege. Beberapa saat sebelum meninggal, Carl bersumpah akan membalas dendam terhadap masyarakat kota Liege. Dia mengatakan bahwa siapa saja yang berani menyentuh atau merusak pohon tempat dirinya digantung maka akan segera meninggal dunia sebagai aksi pembalasan dendamnya. Konon, sejak hari penghukuman itu, tidak ada seorangpun yang berani menyentuh apalagi merusak pohon ini.

Penderitaan dan ketakutan yang dialami para korban saat meregang nyawa jelas tergambar pada wajahnya. “Pada saat sekarat, ekspresi wajah mereka seolah-olah sedang menghadapi setan-setan. Sampai saat ini pihak kedokteran yang memeriksa mayat para korban, belum dapat memberikan jawaban secara ilmiah tentang apa yang menjadi penyebab kematian dari 52 orang tersebut”, ungkap Van Lamers.

Percaya atau tidak, kejadian ini memang nyata terjadi. Namun mengenai kematian seseorang kita wajib percaya bahwa semua itu Tuhan yang menentukan. Sekali lagi, ini hanyalah sebuah cerita yang selama ratusan tahun telah dipercaya oleh banyak orang. Anda mau percaya atau tidak, Anda sendiri yang menentukan.

unik13.info

musang berbulu kuning




















Musang Berbulu Kuning Keemasan di Sumenep ; Seekor Musang yang memiliki bulu berwarna keemasan ditemukan warga Dusun Solok, Desa Moncek Tengah, Lenteng, Sumenep, Madura. Tak anyal, penemuan musang ini mendapat perhatian banyak warga yang penasaran dengan keanehan hewan tersebut.

Dari pengamatan detiksurabaya,com, Musang yang ditangkap pada Jumat Legi ini dianggap langka ini mempunyai mulut seperti seekor Srigala, Warna bulu kuning keemasan dan ujung daun telinga dan mulut berwarna merah. Musang aneh ini tidak seperti Musang pada umumnya yang berwarna abu-abu dan hitam, serta pada ujung daun telinga dan mulut berwarna hitam.

Warga setempat menyebut hewan ini sebagai Musang emas. Pasalnya, baru kali ini hewan tersebut muncul di wilayah Sumenep. Bahkan, proses penemuan musang tersebut juga cukup aneh.

Mohammad Anwari (41), warga Desa Moncek Tengah, Sumenep, penemu hewan aneh tersebut mengatakan, sebelum menemukan Musang itu, dia sempat bermimpi didatangi dua orang bersorban. "Kedua orang bersorban itu menunjukan hewan Musang emas itu," kata Anwari, seperti di kutip Berita Lampung dari detik bandung, Senin (1/11/2010).

Setelah beberapa hari kemudian, Anwari menemukan Musang emas tersebut di sebuah bukit yang jarang disentuh warga. Musang yang kelihatan jinak itu akhirnya dia bawa pulang. Keanehan lain juga ditemukan Anwari. Di lokasi penemuan Musang ternyata ada kuburan tua warga setempat yang tidak terawat, dan tertimbun reruntuhan tanah dan kayu hutan. "Musang ini sepertinya penunjuk jika di lokasi itu ada kuburan sesepuh warga yang lama tidak terawat. Bahkan, warga sekitar tidak tahu jika ada kuburan tua," ungkapnya.

Saat ini tambahnya, meski sudah banyak orang yang berniat membeli Musang temuannya, namun dia belum berniat melepaskannya. Dia mengaku akan memelihara Musang tersebut, meski ditawar dengan harga yang cukup mahal. "Kebun Binatang Surabaya juga sudah menawar cukup mahal. Tapi saya tidak jual," tegasnya.

berita-lampung.blogspot.com

Monday, November 1, 2010

APAKAH TUYUL ITU?

TUYUL, belakangan ini menjadi perbincangan hangat selain tertangkapnya Gayus Tambunan. Di Bekasi, Jawa Barat, seorang pelajar SMP berhasil menangkap tuyul yang berkeliaran di kamarnya. Berikutnya, di Kota Cirebon lditangkap.




“Yang menangkap anak saya yang bernama Aji,” ujar ibu pelajar SMP itu.
Menurut keterangan Euis, anaknya yang baru berusia 13 tahun itu saat berada di kamarnya pada Rabu malam, tiba-tiba melihat sesuatu yang mencurigakan. Dia pun langsung menangkap benda yang belakangan diketahui sebagai tuyul. “Setelah ditangkap lalu dimasukkan ke dalam botol sirup,” terangnya.
Mau tahu lebih banyak soal tuyul? Inilah kata paranormal tersohor Ki Gendeng Pamungkas.

Tuyul itu berasal dari mana Ki?
Tuyul itu adalah mahluk-mahluk korban aborsi. Janin-janin yang sudah berusia sekira 7 bulan dan diaborsi ibunya. Bentuknya kecil-kecil, paling besar ukurannya 20 cm, botak dan ingusan. Mereka ditangkap juru kunci tuyul saat berkeliaran mencari ibunya.

Kenapa dia ditangkap dan dijual?
Untuk dijual kepada orang-orang yang mau kaya tanpa usaha.

Berapa harga per tuyul dan di mana paling banyak didapat?
Paling murah Rp5 juta dan paling mahal Rp 10 juta. Biasanya tuyul-tuyul dibeli di kawasan Kuningan, Jawa Barat, Tulung Agung, Jawa Timur dan Karang Pucung, Cilacap. Tiga tempat itu yang paling bagus tuyulnya.
Tuyul itu kan identik dengan mencuri uang, bagaimana cara kerjanya? apa benar penciuman tuyul terhadap uang itu tajam?

Cara kerjanya malam-malam dan sebenarnya yang penciumannya tajam itu bukan tuyulnya tapi yang memelihara. Sebelum si tuyul disuruh mencuri, si pemelihara ini mengamati calon korban. Setelah itu baru tuyulnya yang disuruh menggasak uangnya. Tuyul itu kan mahluk bodoh dan mirip seperti anak-anak kecil sifatnya.
Adakah ciri-ciri khusus bagi pemelihara tuyul?
Ciri-ciri fisiknya tidak terlalu kelihatan. Tapi biasanya, yang bisa memelihara tuyul hanya wanita. Laki-laki tidak bisa. Kalau makan malam itu selalu disisakan untuk tuyulnya, si pemelihara ini juga tidak boleh cuci tangan setelah makan karena untuk memegang tuyul saat menyusui nanti.

Biasanya, pemelihara tuyul jalan-jalan keliling kampung seminggu sekali sambil tangannya diletakkan di belakang punggung, seolah-olah sedang menggendong sesuatu. Yang digendong ya tuyulnya itu. Kan seminggu sekali tuyulnya minta diajak jalan-jalan.
Paling lama si pemelihara ini memelihara tuyul selama 10 tahun, setiap 10 tahun harus ganti tuyul baru. Kekayaan pemelihara tuyul juga tidak langsung naik saat itu, tunggu sekira 10 sampai 15 tahun baru terlihat kekayaannya. Kekayaan hasil dari memelihara tuyul juga tidak akan habis sampai pemelihara meninggal.
Kenapa laki-laki tidak bisa?
Karena laki-laki tidak memiliki payudara. Kan kalau malam tuyul ini pasti minta nyusu, biasanya jam 21.00 WIB dan kalau pagi jam 04.00 WIB sampai jam 05.00 WIB. Di luar jam itu tuyul itu tidak bisa menyusu. Selain itu, memang itu aturan memelihara tuyul.

Selain susu, makanan apa yang biasa dimakan tuyul?
Tuyul suka semua makanan, tapi makanan pokoknya ya susu kayak anak bayi itu loh.

Bagaimana agar kita terbebas dari tuyul?
Jangan pernah menyisakan makanan di piring, atau membiarkan makanan terbuka, karena akan mengundang tuyul. Tuyul ini kan bodoh dan suka nyasar, apalagi kalau lagi ngambek sama majikan.
Misalnya majikan memerintahkan mencuri di rumah si A, tapi karena tuyul ini lagi ngambek ya dia bisa nyasar ke rumah orang yang banyak makanannya.

Sebelumnya warga Kota Cirebon dihebohkan berita tertangkapnya ldi rumah Samino (50), warga RT 02, RW 06, Kampung Karangjalak, Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon. Kelima makhluk halus tersebut ditangkap oleh seorang paranormal yang jasanya dibayar Samino, karena kesal sering kehilangan uang yang disimpannya di dalam lemari.
Berita tertangkapnya tuyul tersebut membuat banyak orang penasaran. Bahkan Kapolresta Cirebon AKBP Ir Ary Laksmana Wijaya bersama anggotanya sempat mendatangi rumah Samino untuk melihat langsung fenomena penampakan makhluk gaib tersebut.
Setelah dua hari terperangkap di dalam botol, kelima tuyul malang tersebut akhirnya dibuang. “Kelima tuyul tersebut sekarang sudah dibuang dengan bantuan orang pinter (paranormal) karena takut menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Samino.
Sejumlah warga mengaku masih tidak percaya dengan adanya penampakan tersebut. “Tadinya saya enggak percaya, tapi setelah lihat sendiri saya baru yakin,” ujar Dedi, salah seorang warga yang mendapatkan kopian gambar tuyul tersebut.
Geger penangkapan tuyul ini berawal dari usaha Samino yang meminta jasa paranormal asal Kampung Pangeran Drajat untuk menangkap pelaku pencurian. Namun, Samino mengaku kaget karena pelakunya adalah lima tuyul yang oleh sang paranormal dimasukkan ke dalam botol kosong.
Kelima tuyul tersebut ditangkap Senin 22 Maret lalu sekira pukul 22.00 WIB. Samino sempat menunjukkan hasil tangkapan aneh tersebut kepada sejumlah warga dan wartawan. Kontan saja banyak warga dan juga wartawan yang penasaran berebut dan bergiliran untuk mencoba mengabadikan mahluk-mahluk gaib tersebut dengan memotretnya dari kamera dan juga ponsel.
Namun, sejumlah warga yang mencoba mengambil gambar wujud tuyul tersebut tidak berhasil mendapatkan gambar penampakan.
Bahkan beberapa wartawan yang menggunakan kamera canggih pun hanya mendapatkan hasil foto berupa gambar kedua botol kosong. Tapi, salah seorang warga yang memotret dengan ponsel akhirnya berhasil mendapatkan gambar tuyul yang menghebohkan warga Kota Cirebon tersebut.
Warga akhirnya berebut mendapatkan gambar tersebut dengan cara memindainya ke ponsel masing-masing. Dalam gambar tersebut tampak terlihat sebuah tangan dan perut gendut berwarna hitam yang diduga tuyul.
Warga Cirebon Banyak Pelihara Tuyul

Maraknya pemberitan mengenai penangkapan tuyul di Cirebon masih menjadi topik hangat perbincangan masyarakat. Benarkah warga Cirebon banyak yang memelihara makhluk halus untuk pesugihan?
Spiritual muda Cirebon Ustaz Ujang Bustomi membenarkan banyaknya masyarakat Cirebon yang memelihara tuyul atau sejenis jin yang dipercaya bisa membuat orang bisa mendapatkan kekayaan dengan cara mudah tanpa perlu bekerja keras.
”Di Cirebon, banyak tuyul yang disewakan oleh pemiliknya, bahkan dijual baik secara kontan maupun kredit,” ujar Ujang Bustomi.
Tuyul di Cirebon, sambung Ujang, dijual dengan mahar berkisar Rp10 hingga 20 juta. Selain itu, pembeli harus memenuhi sejumlah kontrak lainnya, seperti menyediakan tempat atau kamar khusus lengkap dengan kasur kecil dan bantalnya, menyediakan sajen, memandikan, bahkan pada malam hari istri si pemilik tuyul harus menyusui sang tuyul agar mau bekerja untuk majikannya.
”Pada malam hari, biasanya menyusu pada istri pemiliknya, jika tidak dikasih dia ngambek dan nggak mau bekerja,” ujarnya.
Menurut Ujang Bustomi, seperti kebanyakan tuyul yang ada di Pulau Jawa, tuyul di Cirebon, kebanyakan bentuknya kecil, sementara di luar pulau Jawa bentuknya kebanyakan menyerupai orang dewasa. Makhluk lelembut ini beroperasi sesuai keinginan pemiliknya.
Ujang Bustomi menjelaskan, meski merupakan jenis makhluk halus, tuyul bisa dilihat dengan kasat mata, bahkan bisa ditunjukkan melalui media seperti kamera foto atau video, namun tidak sembarangan orang bisa melakukannya dan harus melalui ritual yang cukup panjang termasuk menjalani puasa, minimal satu hari satu malam.
”Tuyul bisa ditunjukkan secara dzohir oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan khusus. Kalau mau saya bisa menunjukkan wujud jin tersebut kepada Anda,” tandasnya.
Terkait pemberitaan tertangkapnya sejumlah tuyul di Kota Cirebon, Ujang Bustomi sempat mendatangi rumah paranormal yang mengaku berhasil menangkap tuyul tersebut, untuk membuktikan kebenaran pernyataannya di media massa. Namun, sang paranormal asal Kampung Drajat tersebut tidak mau menujukkan tuyul dalam botol tersebut dengan alasan sudah dimusnahkan.
Ujang Bustomi mengimbau kepada masyarakat agar tidak sekali-kali memelihara tuyul atau sejenisnya, karena merupakan perbuatan musyrik (menyekutukan tuhan). “Memelihara tuyul merupakan salah satu bentuk kemusyrikan kepada Allah yang dosanya tidak akan diampuni,” kata Ujang Bustomi memberi nasihat.

oxana.blogdetik.com/