Friday, February 4, 2011

Penampakan Hantu Berkerudung Putih Gegerkan Warga Purbalingga

HANTU BERJILBAB: Terlihat jelas sosok yang dipercaya sebagai penampakan berada disela sela tiga remaja yang sedang mandi di Curug Tlahab Kidul Bobotsari Purbalingga (foto:BNC/dok adit)
Penampakan hantu yang menggenakan kerudung putih gegerkan warga di Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Jateng . Hantu berjilbab yang terekam melalui kamera telepon genggam ini menjadi tontonan warga. Sontak kabar itu tersebar, warga yang penasaran berdatangan dan ingin melihat video tersebut.
Setiap hari kerumunan warga terlihat di rumah Adit warga Desa Bobotsari, Kecamatan Bobotsari,. Video dengan durasi sekitar 30 detik diambil saat sejumlah temannya berwisata air terjun Tlahab Kidul.
Karena penasaran, hasil rekaman video tersebut di masukan ke laptop. Tampak jelas, hantu berjilbab mandi bersama dengan ketiga temannya. Hantu tersebut menggenakan baju putih, kerudung putih dan celanan jeans.
TAMPAK JELAS: Seorang wanita dengan kerudung putih yang dipercaya sebagai penampakan tampak jelas berpose didekat remaja yang sama sekali tidak mengetahui keberadaan wanita tersebut (foto:BNC/dok adit)
Menurut Adit, saat mengambil gambar yang terlihat mandi hanya tiga orang temannya, “Namun begitu diputar, terdapat seorang lagi yang merupakan penampakan,” tutur Adit.
Kontan saja video hantu berjilbab itu membuat warga dan para pelajar penasaran. mereka berdatangan ke rumah Adit untuk melihat video tersebut.
Warga percaya jika yang mengenakan jilbab putih dan ikut mandi adalah penampakan hantu. Pasalnya belum lama di lokasi itu seorang pelajar MTs tewas saat bermain di curug.“Saat tahun baru kemariun memang ada siswa MTs yang tewas saat mandi disitu,” ujar Siti Masitoh, warga Desa Tlahab Kidul.
Sementara Tarmidi, warga yang tinggal dekat dengan curug menuturkan, air terjun tlahab memang masih alami dan jarang di kunjungi wisatawan.Sehingga warga percaya dilokasi itu masih angker dan kerap muncul penampakan
sumber : http://banyumasnews.com/2011/01/31/hantu-berkerudung-gegerkan-warga-pubalingga/

Di Mars ada Air

Kutub-kutub planet Mars kemungkinan bukanlah satu-satunya tempat di mana air es bersembunyi di planet itu. Dari penemuan terbaru, astronom memprediksi bahwa es juga hadir di kawah-kawah yang ada di sekitar garis katulistiwa Mars.

Temuan ini disebut-sebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap eksplorasi planet Mars di masa depan. Nantinya, es tersebut berpeluang dapat dimanfaatkan sebagai penyambung hidup ketika manusia mulai ada yang ditugaskan di sana.

Menggunakan gambar-gambar yang diambil oleh Mars Global Surveyor dan Mars Reconnaissance Orbiter, David Shean, Planetary Geologist dari Malin Space Science Systems di San Diego, Amerika Serikat menyebutkan, tampaknya ada banyak material yang kaya akan es terkubur di dasar setidaknya 38 kawah di kawasan Sinus Sabaeus, yang ada di dekat katulistiwa Mars.

“Sangat mengherankan bahwa hal-hal seperti ini tidak disadari sebelumnya meski sudah ada ratusan ribu foto-foto resolusi tinggi yang diambil selama 15 tahun terakhir,” kata Shean, seperti dikutip dari Space, 2 Februari 2011. “Ini bukti bahwa planet Mars memang penuh dengan kejutan.”

Dari penelitian-penelitian terdahulu, kutub planet Mars diperkirakan menyimpan es. Akan tetapi, iklim di planet itu terlalu keras bagi kelangsungan air. Udara di sana sangat tipis sehingga jika ada es di permukaan planet akan segera menguap.

“Sejak lama kami telah melihat gambar-gambar yang menunjukkan bahwa tampak material yang kaya akan es di dasar kawah di kedua kutub Mars,” kata Shean. “Yang mengherankan, ternyata material yang sama juga ditemukan di khatulistiwa planet itu,” ucapnya.

Shean menyebutkan, jika ada es yang terkubur di khatulistiwa, tampaknya ia menyimpan catatan penting terhadap kondisi iklim di masa lalu Mars yang sangat ingin dianalisa oleh ilmuwan.

Lebih lanjut, Shean menyebutkan, kawasan khatulistiwa jauh lebih menarik untuk dijadikan tujuan untuk eksplorasi di masa depan dibandingkan dengan kutub karena mendapatkan lebih banyak sinar matahari dan memiliki temperatur yang lebih hangat.

“Khatulistiwa cocok untuk kendaraan penjelajah bertenaga matahari,” kata Shean. “Namun demikian, eksplorasi masa depan juga membutuhkan air sebagai sumber pendukung kehidupan,” ucapnya.

Temuan es di kawasan khatulistiwa planet Mars tersebut dipaparkan di jurnal Geophysical Research Letters.
adelinawiyono.wordpress.com

Ayam Ajaib Disembelih , Sudah 4 Hari Tapi Tak Mati

Afriadi, warga Semerah, Kecamatan Sitinjau Laut, bingung. Sudah empat hari ayamnya dipotong, tidak juga kunjung mati. Keanehan itu membuat sejumlah dokter hewan berkunjung ke rumahnya. Walhasil, dokter hewan pun juga dibuat bingung.


Ayam jantan yang baru berusia delapan bulan tersebut, dipotong oleh mertuanya pada Minggu (30/1/2011). Pasalnya di daerah itu, warga panik karena semakin mewabahnya virus flu burung. Rencanannya setelah disembelih, ayam jantannya itu akan dinikmati bersama keluarga. Namun setelah disembelih, ayam tersebut langsung berkeliaran mencari makanan.


"Kami sedikit terkejut melihat peristiwa tersebut. Biasanya kalau sudah dipotong ayam langsung rebah dan terlihat meronta kesakitan, namun anehnya ayam ini malah langsung pergi mencari makan," ujar Afriadi, saat dikonfirmasi, kemarin.

Anehnya lagi, setelah empat hari disembelih ayam tersebut tetap hidup dan sehat. Meskipun makanan yang ia makan tidak langsung masuk ke tubuhnya, karena saluran makanannya sudah putus.
"Kalau secara syariat syarat-syarat memotong hewan sudah kami ikuti, seharusnya ayam tersebut sudah mati, namun ditunggu-tunggu sampai saat ini belum mati juga, sehingga kami merasa menyesal menyembelih ayam tersebut," katanya.

Afriadi juga menjelaskan, sudah pernah mencoba menyambung saluran makananan yang sudah dipotong tersebut, agar makanan yang dimakan ayamnya tidak keluar. Namun idenya tersebut tidak bisa, karena meskipun dipasang selang makanan ayamnya tetap saja keluar.

"Saya juga pernah terpikir untuk menjahit kembali leher ayam tersebut, namun tentunya butuh biaya yang cukup besar. Kalau sekarang serba salah, mau dibiarkan hidup kasihan, tapi kalau dibunuh tidak tahu dengan cara apa lagi," jelasnya. (Tribun Jam


www.kabardunia.tk