Monday, March 7, 2011

Cara Menarik Benda Pusaka

Cara Menarik Pusaka

cara sederhana 1 :

1. uluk salam alias permisi dengan bahasa yg sopan kepada para

penunggu gaib yang ada di lokasi tersebut sambil membakar kemenyan

2. kemudian sampaikan niat untuk meminta pusaka, dan mintalah

tanda2nya. jika diijinkan untuk memiliki pusaka itu

3. setelah itu tidurlah di lokasi itu, maka jika diijinkan, akan muncul para

penunggu gaib di tempat itu, dan merekalah yang akan memberitahu

cara-cara dan syaratnya.. dan biasanya ini akan muncul dalam mimpi

4. jika memang jodoh dan haknya, mk pusaka akan muncul dengan 3 cara

pertama: akan muncul tiba2 dengan sendirinya..

kedua : gaib akan memberi tahu dimana bisa di gali dan diambil sendiri..

ketiga: gaib akan wujud menjadi seseorang dan memberikannya

langsung.

kalo mau amalan yg sederhana:

Ya Khobiir 9x (tahan nafas)

Ala ya`lamu man kholaqo wa huwal latiiful khobiir 9x

tatkala membaca amalan ini, sambil mengitari ( memutari )

lokasi yg dicurigai ada pusakanya..

jika memang berjodoh dan ada rejekinya

ga lama setelah berputar-putar di lokasi

akan muncul tiba2 benda pusaka itu

perhatian: amalan ini tidak menjamin pasti dapat

Cara Ke 2

Di tempat yg ada pusakanya yg harus di lakukan

1.suci,dengan badan dalam ke adaan suci uluk salam ke alam gaib

2.bacakan yasin 33x

3.bacakan alfatihah7x,dan pas nyampe ????????????????????????????? di bacain 40x

4.bacain doa nurbuah33x

kemudian sediain kain putih panjang yg masih baru,dan di beli dari uang

halal,dalam artian,hasil dari berdagang secara halal (tidak boleh meminta

pada orang lain,termasuk keluarga)...

sama sediakan minyak misik....


source : wisbenbae.blogspot.com




Jenglot Bandung Diberi Makan Darah

Tribunnews.com - Jumat, 4 Maret 2011 16:54 WIB

Jenglot Bandung Diberi Makan Darah
TRIBUROM


TRIBUNNEWS
.COM, BANDUNG -
Jenglot berdarah yang membuat geger warga Gang Mama Dipa, Jalan Jamika RT 02/05, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Bandung, Kamis (3/3/2011) malam baru dimandikan dan diberikan makan darah manusia.

"Bukan punya saya. Mesti buat perjanjian dulu. Lagian belum tentu boleh diekspos. Yang punyanya ada di Dungus Cariang. Kalau 'barangnya' ada, tapi enggak boleh dilihat dulu. Jangan lah. Takut yang punya marah," kata Dunga, salah seorang yang bertugas menjaga Jenglot.

Wawan alias Charmad, warga yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Dunga mengatakan, kalau Jenglot itu baru dimandikan oleh tim yang 'menarik' Jenglot dari kediamannya. Jenglot itu dimandikan menggunakan minyak wangi sejenis Javaron. Setelah dimandikan diberi makan darah manusia.

Charmad mengaku belum melihatnya. Namun anggota keluarganya, yakni Aris sudah melihatnya.

Jenglot itu berukuran sekitar 10 sentimeter dengan rambut panjang terjurai sekitar 30 sentimeter.

"Wajahnya kayak serigala, kukunya panjang, rambutnya juga. Jadi, tim itu ada sekitar 10 orang termasuk Dunga yang jadi mediator. Ditariknya sih di rumah sini. Jenglotnya ada di toko oli di pinggir jalan terusan Jamika itu. Toples kosong, begitu ritual selesai ada Jenglotnya," kata Aris yang mengaku sudah melihat bentuk jenglot tersebut.

Disebutkan Dunga, temannya asal Jampang, Sukabumi bernama Yogi yang memiliki kemampuan supranatural. Tim yang terlibat saat 'penarikan' Jenglot sekitar sepuluh orang. Untuk melihat Jenglot itu sendiri, tidak boleh sembarangan.
www.tribunnews.com

jenglot serigala ditemukan di bandung

(Foto: Iman Herdiana/Okezone)
(Foto: Iman Herdiana/Okezone)
BANDUNG - Jenglot Srigala berusia 100 tahun ditemukan seorang paranolmal muda, Yogi Si Jampang (21), warga Jalan Jamika RT 02/05, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Bandung, Jawa Barat.

Yogi menemukan jenglot tersebut setelah melewati proses ritual selama dua jam pada malam Jumat lalu.

Jenglot Serigala itu memiliki rambut sepanjang 30 sentimeter dan tinggi 15 centi meter. Badannya seperti mumi dengan kedua tangan menyilang di dada. Jenglot tersebut juga memiliki kuku-kuku panjang.

"Jenglot adalah manusia yang dulunya memiliki ilmu batara karang, ilmu kebal dan abadi. Tetapi karena manusia tidak bisa melawan kuasa Tuhan, dia akhirnya mati tetapi jasadnya tak diterima bumi," terang Yogi kepada wartawan di Bandung, Jumat (4/3/2011).

Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FISIP Universitas Algifari ini yakin bahwa jenglot salah satu bentuk keagungan Tuhan. Proses pengambilan jenglot ini, kata dia dilakukan dengan ritual khusus. Sang jenglot, lakata dia, dipancing masuk ke dalam toples dan ditutup kain sorban. Proses penarikkan jenglot berlasung selama 40 menit.

"Kita menarik benda pusaka yang terpendam di bumi," ujarnya.

Setelah ditangkap, jenglot bernamaa Ki Darta ini akan Yogi rawat sendiri. Seminggu sekali Ki Darta harus diberi makan berupa tetes darah manusia atau sarah ayam cemani (berbulu hitam).

"Tapi karena ayam cemani sulit, saya kasih darah sendiri. Awalnya saya teteskan satu tetes darah, setelah itu dia akan menyedot darah saya secara goib," tutur pemuda asal Jampang Kulon ini.

Menurutnya, fungsi jenglot bermacam-macam. Bisa ditanam sebagai tumbal supaya usaha bisa maju, atau tumbal pembangunan gedung. Selain itu, orang yang memegangnya juga akan kebal santet dan kebal senjata tajam.

Yogi lalu mendemonstrasikan kekuatan jenglot. Dia mengambil silet baru lalu memotong rambut seorang wartawan yang menjadi 'model'. Sebelum wartawan memegang jenglot, rambutnya mudah sekali terpotong. Tetapi ketika dia memegang jenglot, rambutnya tidak mampu dipotong silet baru tersebut.

Setelah demo, Yogi memakan silet tersebut seperti layaknya makan keripik. Menurutnya, tidak mudah memelihara jenglot karena dia bisa menyedot ilmu pemiliknya. [news.okezone.com]